
Bursa Asia-Pasifik diperdagangkan beragam pada hari Rabu, mengikuti penurunan dua indeks acuan utama Wall Street semalam setelah survei keyakinan konsumen AS jauh lebih lemah dari perkiraan ekonom.
Indeks acuan Jepang Nikkei 225 dan Topix berada di wilayah negatif untuk hari kedua berturut-turut. Nikkei 225 turun 1,09%, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,99%
Kospi Korea Selatan naik 0,11% sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 0,52%.
Indeks CSI300 Tiongkok Daratan mengawali hari dengan kenaikan 0,16%. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,71% saat pembukaan.
Anggaran tahunan pusat keuangan Asia untuk tahun 2025-2026 akan diajukan ke parlemen pada hari ini.
S&P/ASX 200 Australia turun 0,26%, memperpanjang kerugiannya menjadi hari kedua berturut-turut.
Indeks harga konsumen tertimbang negara itu naik 2,5% tahun ke tahun pada bulan Januari, sama seperti bulan sebelumnya. Angka tersebut sejalan dengan estimasi Reuters.
Sepanjang malam di AS, saham merosot karena kekhawatiran investor atas pertumbuhan ekonomi dan perdagangan global.
S&P 500 berbasis luas turun untuk sesi keempat berturut-turut, tergelincir 0,47%, ditutup pada 5.955,25.
Nasdaq Composite turun 1,35% untuk mengakhiri hari pada 19.026,39. Penurunan indeks yang sarat teknologi ini dipimpin oleh penurunan 2,8% dalam saham pembuat chip Nvidia.
Namun, Dow Jones Industrial Average naik 159,95 poin, atau 0,37%, ditutup pada 43.621,16.
Para investor mencari keamanan di pasar obligasi AS, dengan imbal hasil acuan Treasury 10-tahun turun di bawah 4,3% dan mencapai level terendah sejak Desember.(Cay)
sumber: CNBC
Pasar saham Asia-Pasifik diperkirakan dibuka bervariasi pada hari Jumat(2/1), menandai awal tahun baru dengan sikap hati-hati. Pergerakan ini mengikuti penutupan pasar Amerika Serikat pada Malam Tahun...
Saham-saham Eropa berakhir beragam pada hari perdagangan terakhir tahun ini. Indeks pan-Eropa Stoxx 600 menutup sesi perdagangan yang dipersingkat 0,1% lebih rendah pada hari Rabu (31/12), dengan seb...
Saham sedikit berubah pada hari Rabu (31/12) saat Wall Street bersiap untuk menutup tahun yang luar biasa bagi ekuitas. Saham AS mengalami penurunan selama tiga sesi berturut-turut, meskipun penuruna...
Selamat Tahun Baru 2026 Newsmaker.id...
Saham-saham Eropa diperdagangkan pada level tertinggi sepanjang masa pada hari terakhir tahun 2025, membuka jalan bagi tahun terkuat mereka sejak 2021, didorong oleh kenaikan di sektor perbankan dan p...
Harga minyak bergerak stabil di hari perdagangan pertama 2026 setelah mencatat penurunan tahunan terdalam sejak 2020. WTI bertahan di atas $57/barel (sekitar $57,45 di pagi hari Singapura), sementara Brent ditutup di sekitar $60,85/barel. Pasar...
Emas (XAU/USD) naik hingga sekitar $4.345 selama sesi Asia pada 2 Januari, mendekati $4.350, didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga Fed dan aliran dana ke aset aman. Sepanjang tahun 2025, harga emas telah melonjak sekitar 65%, terkuat sejak...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kembali dilirik sebagai aset lindung nilai, meski...
Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang...
Saham-saham Eropa menguat pada hari Selasa (30/12), memperpanjang kenaikan hingga mencapai rekor tertinggi baru.
Indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup...
Saham AS mempertahankan momentum yang datar pada hari Selasa, siap menutup tahun relatif dekat dengan rekor tertinggi terbaru, karena pasar menilai...
Ketegangan geopolitik di Amerika Latin kembali meningkat, terutama terkait Venezuela dan tekanan kebijakan Amerika Serikat. Situasi ini mendorong...